JAKARTA – Chairil Anwar, seorang penyair legendaris Indonesia, telah lama dikenal sebagai "Si Binatang Jalang" karena karya-karyanya yang mendalam dan berpengaruh. Karyanya tidak hanya dianggap sebagai mahakarya sastra tetapi juga sebagai sumber inspirasi dan pemikiran yang mendalam tentang kehidupan dan cinta.

Puisi-puisi Chairil Anwar sering kali menggambarkan kehidupan dengan cara yang unik, memadukan kepekaan emosional yang tajam dengan pemahaman filosofis tentang eksistensi manusia. Kata-kata bijak dari puisinya telah dikumpulkan oleh brilio.net, menampilkan beragam pemikiran tentang kehidupan, cinta, dan eksistensi manusia.

Beberapa kutipan terkenal dari puisi Chairil Anwar mencakup refleksi tentang perubahan dan kekekalan, hakikat kehidupan, dan pentingnya menghadapi kebenaran diri sendiri. Misalnya, salah satu kutipannya, "Ada yang berubah, ada yang bertahan. Karena zaman tak bisa dilawan. Yang pasti kepercayaan harus diperjuangkan," menunjukkan pemahaman mendalam tentang ketidakpastian dan keabadian kehidupan.

Puisi Chairil Anwar juga sering kali mengeksplorasi tema-tema seperti kesepian, kehilangan, dan pencarian makna dalam hidup. Misalnya, "Aku menyeru, tapi tidak satu suara membalas, hanya mati di beku udara," menangkap rasa kesepian dan pencarian akan jawaban yang sering kali tidak tercapai.

Tema cinta juga merupakan bagian penting dari karya Chairil Anwar. Ia sering menulis tentang kompleksitas dan paradoks cinta, menggambarkan cinta sebagai pengalaman yang mendalam dan sering kali menyakitkan. Sebagai contoh, "Cinta tidak selalu bersama jodoh, tapi jodoh selalu bersama cinta," menunjukkan pandangan realistis tentang cinta dan hubungan.

Kesimpulannya, Chairil Anwar, melalui puisinya, memberikan pandangan yang mendalam dan seringkali menantang tentang kehidupan, cinta, dan eksistensi manusia. Puisi-puisinya tidak hanya dihargai sebagai karya sastra tetapi juga sebagai sumber inspirasi dan introspeksi bagi banyak orang. Melalui kata-katanya, Anwar terus mempengaruhi dan menginspirasi generasi saat ini dan masa depan dengan pemikirannya yang mendalam dan ekspresif. 

Berikut beberapa kutipan menarik dari sajak-sajak Chairil Anwar, cocok untuk caption media sosial maupun dikirimkan kepada pasangan, teman, sahabat atau sekadar untuk gaya-gayaan:

 

Kata-kata Penuh Makna dari Chairil Anwar

  • Aku hidup. Dalam hidup di mata tampak bergerak.
  • Aku menyeru, tapi tidak satu suara membalas, hanya mati di beku udara.
  • Baik, baik aku akan menghadap Dia. Menyerahkan diri dan segala dosa.
  • CahayaMu panas suci. Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi.
  • Ada yang berubah, ada yang bertahan. Karena zaman tak bisa dilawan. Yang pasti kepercayaan harus diperjuangkan.
  • Aku hidup dan berada dalam seluruhnya. Aku sendiri yang berhak atas kebenaran diriku. Dan kenikmatan yang terasa dalam berbuat sesuatu menandakan bahwa aku memang musti melakukannya.
  • Di air yang tenang, di angin mendayu, di perasaan penghabisan segala melaju. Ajal bertakhta, sambil berkata: Tujukan perahu ke pangkuanku saja.
  • Hidup berlangsung antara buritan dan kemudi. Pembatasan cuma tambah menyatukan kenang.
  • Sekeliling kita hanya berani menjadi sebagian dari mereka sendiri, yang paling disingkirkan ialah untuk membulat, menjadi diri mereka sendiri. Sekeliling kita hanya mencontoh. Contoh yang diturutnya ialah contoh yang dipilihkan baginya karena desakan-desakan, keadaan-keadaan sekeliling mereka pula.
  • Sepi di luar. Sepi menekan-mendesak. Lurus kaku pohonan. Tak bergerak.
  • Sesudah masa mendurhaka pada Kata kita lupa bahwa Kata adalah yang menjalar mengurat, hidup dari masa ke masa, terisi padu dengan penghargaan, Mimpi, Pengharapan, Cinta dan Dendam manusia.
  • Tuhanku, dalam termangu. Aku masih menyebut namaMu.
  • Tuhanku, di pintuMu aku mengetuk, aku tidak bisa berpaling.
  • Hidup hanya menunda kekalahan, tambah terasing dari cinta sekolah rendah, dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan, sebelum pada akhirnya kita menyerah.
  • Jadi, Isi gelas sepenuhnya lantas kosongkan. Tembus jelajah dunia ini dan balikkan.
  • Kami coba simpan nestapa, kami coba kuburkan duka lara, tapi perih, tak bisa sembunyi. Ia menyebar kemana-mana.
  • Kami cuma tulang-tulang berserakan. Tapi adalah kepunyaanmu. Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan.
  • Nasib adalah kesunyian masing-masing.
  • Sebuah sajak yang menjadi adalah sebuah dunia. Dunia yang dijadikan, diciptakan kembali oleh si penyair.

 

Kata-kata Chairil terkait Cinta

  • Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
  • Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan. Yang buta adalah bila cinta itu menguasai dirimu tanpa suatu pertimbangan.
  • Cinta bukanlah dari kata-kata, tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan.
  • Cinta dimulai dengan senyuman, tuumbuh dengan dekapan dan seringkali berakhir dengan air mata.
  • Cinta hanya sebuah keindahan perasaan, cinta akan bertukar menjadi tanggung jawab apabila terbinanya sebuah rumah tangga.
  • Cinta itu tidak menjanjikan sebuah rumah tangga aman damai, tetapi penerimaan dan tanggung jawab adalah asas utama kebahagiaan rumah tangga.
  • Cinta tidak selalu bersama jodoh, tapi jodoh selalu bersama cinta.
  • Cinta yang dikaitkan dengan kepentingan pribadi akan berubah menjadi putus asa.
  • Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukanlah dari pemberian semata.
  • Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya.
  • Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan. Yang buta adalah bila cinta itu menguasai dirimu tanpa suatu pertimbangan.
  • Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.
  • Tunggulah sampai cinta hidup di hatinya.
  • Kejarlah cinta seperti kau mengejar waktu dan apabila kau sudah mendapat cinta itu, jagalah ia seperti kau menjaga dirimu.
  • Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir.
  • Cinta adalah bahaya yang lekas jadi pudar.
  • Ibaratkalah kehilangan cinta itu seumpama hilangnya cincin permata di lautan luas yang tiada bertepi dan harus dilupakan.
  • Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang dihatinya.
  • Janganlah kau tangisi perpisahan dan kegagalan bercinta, karena pada hakikatnya jodoh itu bukan ditangan manusia.
  • Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.

Riwayat Singkat Chairil Anwar

Dia diperkirakan telah menulis 96 karya, termasuk 70 puisi. Bersama Asrul Sani dan Rivai Apin, ia dinobatkan oleh H.B. Jassin sebagai pelopor Angkatan '45 sekaligus puisi modern Indonesia.

  • Kelahiran: 26 Juli 1922, Medan
  • Meninggal: 28 April 1949, Jakarta
  • Anak: Evawani Alissa
  • Pendidikan: Hollandsch-Inlandsche School
  • Pasangan: Hapsah Wiraredja (m. 1946–1948)
  • Orang tua: Toeloes, Saleha

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama